Be yourself; Everyone else is already taken.
— Oscar Wilde.
This is the first post on my new blog. I’m just getting this new blog going, so stay tuned for more. Subscribe below to get notified when I post new updates.
Be yourself; Everyone else is already taken.
— Oscar Wilde.
This is the first post on my new blog. I’m just getting this new blog going, so stay tuned for more. Subscribe below to get notified when I post new updates.

dedicated server adalah sebuah server fisik yang di dedikasikan penggunaannya khusus untuk user tertentu, berbeda dengan cloud server dimana terdapat beberapa user yang menggunakan resource server yang sama berbasis environment virtual masing-masing.
Dedicated server memungkinkan user menentukan seberapa besar sumber daya komputasi yang akan digunakan. Seorang pengguna dedicated server dapat menetukan apakah server akan dibagi lagi ke dalam beberapa virtual server – semisal dengan menggunakan platform VMware, Xen, Hyper-V, OpenStack – atau sebaliknya menggunakan seluruh sumber daya server untuk menjalankan aplikasi tertentu tanpa virtualisasi.

Keunggulan yang dimiliki oleh oleh layanan ini adalah alokasi spesifik sumber daya sebuah server. Bayangkan sebuah server fisik yang sumber daya di dalamnya – kecepatan koneksi, kecepatan komputasi, besaran media penyimpanan dan pemprosesan data, serta IP address- dimiliki satu user saja dan tidak berbagi pakai dengan user lain. Sebagaimana halnya cloud server atau server hosting tradisonal, layanan server ini menawarkan nilai ekonomis pengadaan infrastruktur/ server. Sebagai tambahan pada jenis pengadaan server ini memungkinkan pengeloaan server secara mandiri, sehingga dapat mencocokan dengan kebutuhan pengembangan aplikasi internal perusahaan. Kendati umumnya layanana yang biasa juga disebut dedicated hosting ini mengeluarkan biaya lebih besar, namun hal ini sebanding mengingat kelebihan pada pengelolaan sumber daya server selain akses penuh kedalam server tersebut – hal yang tidak ada pada shared hosting atau bahkan cloud server.

Server fisik yang dimaksud merupakan sebuah mesin computer yang desain khusus untuk keperluan HPC (High Performance Computing) . Dari mulai teknologi CPU, media penyimpanan data hingga kartu grafis yang ditanam dalam server tersebut disiapkan untuk proses komputasi tinggi, sehingga berbeda dengan personal computer pada umumnya.

dPada dasarnya jenis layanan ini tidak bersifat redundant atau menyokong aspek high avabilitysebagaimana cloud server. Namun fleksibilitas dedicated server memungkinkan hal tersebut dilakukan. Dengan kata lain, dedicated server menitik-beratkan pengadaan server secara khusus, dapat dikonfigurasi untuk kebutuhan khusus serta akses penuh atas semua sumber daya pada sebuah server fisik.

Sebelum saya membahas tentang cara menggunakan VPS ini alangkah baiknya jika kita sedikit berkenalan dulu dengan yang namanya VPS. Peribahasa indonesia mengatakan tak kenal maka tak sayang. Begitu pun dengan VPS, bagaimana anda bisa menyayangi dan mempelajari VPS jika anda tidak kenal dengan VPS itu sendiri, tidak tahu apa dan untuk apa gunanya VPS itu.Saya tahu beberapa dari anda mungkin merasa sangat asing dengan virtual private server atau biasa dikenal dengan istilah VPS. Oleh karenanya, saya mencoba sedikit menjelaskan tentang VPS ini secara sederhana. Menurut saya, VPS adalah sebuah server yang sifatnya virtual yang dapat kita gunakan full time 24 jam penuh. Sebuah server tentu saja memiliki spesifikasi seperti ram, harddisk, cpu dan lain sebagainya. Bahasa mudahnya VPS adalah komputer yang bersifat virtual (tidak nyata).Karena sifatnya yang virtual itu tentu saja bisa memunculkan pertanyaan, sebenarnya lokasi VPS itu dimana?. Untuk menjawab ini, silahkan anda perhatikan pada saat anda order atau sewa sebuah VPS dari ISP manapun, biasanya anda diminta untuk menentukan lokasi VPS yang anda inginkan. Lokasi VPS yang mereka tawarkan biasanya adalah Singapore, London, Washington, New York, Atlanta, Seattle, Netherland, Japan dan lain sebagainya, tergantung pihak penyedia VPS itu mempunya servernya dimana saja.Lalu, kapan seseorang membutuhkan VPS?Pernahkah anda membayangkan untuk dapat membuat akun ssh dan VPN sendiri kemudian menjualnya ke orang lain?. Atau pernahkah anda berkeinginan membuat website sendiri, memiliki email dengan domain sendiri, memiliki proxy sendiri untuk membuka blokir situs-situs tertentu misalnya atau membuat torrent leech untuk mendownload file-file dari torrent dengan super fast atau hal lainnya yang semuanya itu hanya bisa dilakukan melalui VPS?Jika anda pernah menginginkan salah satunya saja, berarti saat itulah anda sudah membutuhkan VPS.
Dari pemaparan yang cukup panjang diatas tentu anda sudah memiliki sedikit gambaran tentang VPS dan kegunaan atau fungsi VPS itu sendiri. Kegunaan VPS sangatlah beragam, anda bisa memanfaatkan VPS yang anda sewa untuk beraneka macam fungsi sesuai dngan kebutuhan dan keinginan anda. Namun demikian, anda harus tetap memperhatikan T.O.S dari penyedia VPS, supaya VPS anda aman dan tidak terkena suspend.Berikut adalah beberapa fungsi dan kegunaan VPS yang biasa saya manfaatkan :
Sebenarnya fungsi dan kegunaan VPS bisa saja anda gantikan dengan server yang nyata, yang anda buat atau anda miliki sendiri. Hanya saja VPS memiliki kelebihan tersendiri, seperti lebih mudah dan simple, tidak perlu perawatan (karena perawatan server VPS sudah dilakukan oleh pemilik atau seller VPS), tidak perlu berlangganan data internet lagi untuk membuat server anda bisa online, tidak perlu membayar biaya listrik dan tentu saja anda tidak perlu lagi membeli perangkat keras dan lunak (hardware dan software) yang pastinya hal ini dapat menekan biaya yang harus anda keluarkan.
Setelah anda menyewa sebuah VPS dari penyedia, maka hal pertama yang perlu anda lakukan adalah memeriksa detail VPS anda, seperti IP dan password yang mereka berikan. Selanjutnya anda catat data-data tersebut yang nantinya akan anda gunakan untuk login ke VPS anda melalui SSH client seperti putty.Jika ternyata anda belum menyewa VPS dan membutuhkan panduan untuk menyewa VPS, silahkan anda baca postingan saya tentang cara membuat vps digitalocean atau baca juga cara mendapatkan VPS gratis digitalocean untuk anda yang ingin mendapatkan layanan VPS digitalocean secara cuma-cuma.Beberapa pemula biasanya merasa bingung tentang cara kerja VPS, mereka biasanya menanyakan, apakah komputer atau laptopnya harus menggunakan sistem operasi linux dulu supaya bisa menggunakan VPS linux? Jawabannya adalah tidak harus menggunakan linux. Anda tetap bisa menggunakan windows atau sistem operasi lain, meskipun anda menyewa VPS dengan sistem operasi linux.Bagaimana Caranya?Yaitu dengan menggunakan aplikasi SSH Client yang support terhadap sistem operasi windows, seperti putty, kitty dan lain sebagainya. Nah, Berikut ini adalah panduan cara menggunakan putty untuk mengatur VPS linux anda pada sistem operasi windows :Silahkan download terlebih dahulu aplikasinya di websitenya Putty pastikan anda terhubung dengan koneksi internet.Buka aplikasi putty dan silahkan masukan IP VPS anda, port biarkan default 22. Klik open untuk melanjutkan,
Selanjutnya akan muncul permintaan login silahkan masukan saja root dan enter.
Setelah enter nanti akan ada permintaan password silahkan anda isikan sesuai dengan password yang dikasih pihak penyedia VPS. Password tidak akan muncul pada saat anda ketik. Jika sudah yakin benar dan lengkap silahkan enter.
Anda bisa melakukan pengaturan apapun disini, saya coba update terlebih dahulu dengan apt-get update (debian) untuk centos silahkan update dengan perintah yum update.
Demikian cara menggunakan VPS dengan aplikasi putty untuk sistem operasi windows. Selain putty, anda juga dapat menggunakan SSH Client lain seperti kitty dan sejenisnya. Jika anda menggunakan Mac OS, silahkan gunakan openSSH macOS X. Sedangkan untuk linux, anda tidak perlu menginstal aplikasi tambahan, gunakan saja terminal yang ada. Sementara apabila anda menggunakan android, silahkan baca cara login VPS di android.

Februari 26, 2019Pada dasarnya Hosting CPanel tidak dapat digunakan untuk menjalankan program NodeJS secara default, tetapi pada postingan ini KangAnwar akan share tutorial bagaimana cara agar hosting CPanel kita dapat menjalankan script NodeJS
Pertama, Login Akun hosting melalui SSHlalu, Pada layar Comand, ketik perintah untuk mendownload aplikasi NodeJS:
cd ~ wget https://nodejs.org/dist/v8.9.4/node-v8.9.4-linux-x64.tar.gz
Ekstrak file NodeJS, ketik perintah berikut :
tar xvf node-v8.9.4-linux-x64.tar.gz
Ubah nama folder node-v8.9.4-linux-x64 dengan nama nodejs :
mv node-v8.9.4-linux-x64 nodejs
Untuk menginstal node dan NPM, ketik perintah berikut:
mkdir ~/bin cp nodejs/bin/node ~/bin cd ~/bin ln -s ../nodejs/lib/node_modules/npm/bin/npm-cli.js npm
Perintah dibawah ini untuk memastikan bahwa node dan npm anda sudah terinstall
node --version npm --version
Setelah NodeJS dipastikan terinstal, dengan memunculkan versi Node dan NPM menggunakan perintah diatas.selanjutnya Langkah ke-2 kita akanMenjalankan Script/Project NodeJS,
sebagai sample kita akan menggunakan Framework Express,sebelum menjalankan Script/Project NodeJS, pastikan kita sudah men-set port khusus pada Script/Project NodeJS (pada Express Framework ini saya menggunakan port 35555)Buat folder project, ketik perintah berikut :
cd ~ mkdir nodeproject cd nodeproject
Membuat Script/Project NodeJS, ketik perintah berikut :
npm init npm install express –save
Buat file index.js, ketik perintah berikut :
nano index.js
lalu isikan baris berikut :
| 1 2 3 4 5 |
let express = require('express');
let app = express();
app.get('/', (req, res) => res.send('Hello World with ExpressJS'));
app.listen(35555, () => console.log('Example app, on port 35555!')); |
setelah selesai, tekan ctrl+x, lalu ketik y, kemudian EnterJalankan Script/Project NodeJS, ketik perintah berikut :
npm index.js
pada Langkah ke-3 yaitu Integrasi Node.js dengan Webserver
tahap ini kita akan menghubungkan Webserver dengan aplikasi NodeJS, sehingga ketika kita menggunakan web browser dengan mengkases alamat url website, maka akan langsung terhubung dengan aplikasi NodeJS Express yang sudah kita setup sebelumnya.Dalam editor teks, tambahkan baris berikut pada file .htaccess berada dalam folder /home/<username>/public_html dimana <username> mewakili nama pengguna akun Anda,
jika anda ingin menggunakan sub-domain/sub-folder untuk custom akses url, buat file .htaccess pada folder tersebut
RewriteEngine On
RewriteRule ^$ http://127.0.0.1:XXXXX/ [P,L]
RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-f
RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-d
RewriteRule ^(.*)$ http://127.0.0.1:XXXXX/$1 [P,

Control panel hosting memegang peranan penting dalam pengelolaan web. Bagi webmaster, mungkin setiap hari mengakses control panel ini, baik untuk mengelola website milik klien, Pengertian Control Panel Hosting adalah sebuah aplikasi yang dapat dijalankan melalui browser, yang berfungsi untuk mengatur hosting, seperti membuat atau mengelola database, menginstal website, membuat email, membuat sub domain atau add on domain, dan banyak fungsi lainnya.
Control panel hosting yang tersedia saat ini sangat beragam, diantaranya ialah:
Control hosting yang paling banyak digunakan di Indonesia ialah cPanel dan Plesk. Dan diantara berbagai macam controp panel tersebut ada yang gratis dan ada juga yang berbayar.
Jika kita membeli web hosting, biasanya control panel tersebut sudah disediakan oleh penyedia web hosting, kecuali paket hosting yang tidak dimanage yang biasa kita temukan di penyedia hosting luar, seperti unmanage VPS. Tak hanya pengelola hosting, jika kita membeli paket hosting reseller, juga ada yang namanya WHM yang fungshinya untuk membuat paket-paket space dan bandwith yang disewakan kepada user lain atau kepada klien. WHM ini memiliki otoritas lebih tinggi dibandingkan dengan control panel yang digunakan oleh user atau pemilik website.
Biasanya control panel hosting berisi modul-modul antara lain:
Yang perlu dipertimbangkan sebelum memilih control panel hosting yang akan digunakan:
Demikianlah Pengertian Control Panel Hosting, jenis-jenis, modul-modul dan tips memilih control panel hosting, semoga bermanfaat.
This is an example post, originally published as part of Blogging University. Enroll in one of our ten programs, and start your blog right.
You’re going to publish a post today. Don’t worry about how your blog looks. Don’t worry if you haven’t given it a name yet, or you’re feeling overwhelmed. Just click the “New Post” button, and tell us why you’re here.
Why do this?
The post can be short or long, a personal intro to your life or a bloggy mission statement, a manifesto for the future or a simple outline of your the types of things you hope to publish.
To help you get started, here are a few questions:
You’re not locked into any of this; one of the wonderful things about blogs is how they constantly evolve as we learn, grow, and interact with one another — but it’s good to know where and why you started, and articulating your goals may just give you a few other post ideas.
Can’t think how to get started? Just write the first thing that pops into your head. Anne Lamott, author of a book on writing we love, says that you need to give yourself permission to write a “crappy first draft”. Anne makes a great point — just start writing, and worry about editing it later.
When you’re ready to publish, give your post three to five tags that describe your blog’s focus — writing, photography, fiction, parenting, food, cars, movies, sports, whatever. These tags will help others who care about your topics find you in the Reader. Make sure one of the tags is “zerotohero,” so other new bloggers can find you, too.
Punya akun WordPress.com? Login sekarang.